Mata kuliah sejarah hukum berfungsi menambah wawasan mahasiswa dibidang ilmu pengetahuan hukum, bahwa sejarah hukum tidak hanya dapat berubah (berbeda) dalam ruang dan waktu tetapi juga sebagai sumber kaidah hukum maupun isi dari kaidah hukum.

Sejarah hukum sebagai ilmu pengetahuan yang dinamis mempunyai objek terhadap fakta hukum masa lalu,fakta hukum masa kini, dan prediksi hukum masa yang akan datang.

Materi kuliah sejarah hukum terdiri dari Pendahuluan terkait dengan pengertian, sejarah ilmu pengetahuan, unsur-unsur dan kegunaan sejarah hukum, sedangkan perkembangan sejarah hukum yang dibagi dalam priode pasca kolonial, setelah kemerdekaan, masa orde lama dan masa orde baru serta orde reformasi. Untuk mempelajari fakta hukum masa lalu yang dapat dijadikan dasar dalam pembentukan hukum saat ini yaitu dari aspek hukum eropa kontinental, sistem hukum perimitif menuju hukum mdern dan faktor-faktor yang menentukan perkembangan hukum serta tatana-tatanan hukum di dunia masa kini.


Materi Dapat di Unduh DI Halaman Berikut 

 

Mahasiswa dapat memahami konsep dan aplikasi metodologi penelitian yang difokuskan kepada bidang ilmu  hukum serta mampu menyusun proposal tesis dan menyelesaikan penulisan tesis  secara baik dan benar dan mempublikasikannya ke dalam jurnal nasional terakreditasi



Download materi lengkap 

http://elearning.unespadang.ac.id/pluginfile.php/27/course/summary/MPH.docx

Mata kuliah Sosiologi Hukum berfungsi untuk memberikan pengetahuan kepada Mahasiswa bahwa perubahan serta dinamika masyarakat memiliki peranan yang sangat penting dalam melahirkan Sosiologi hukum. Perubahan perubahan dalam masyarakat tentu saja dihadapkan pada tradisi dan pemikiran pemikirn yang sudah mapan, sehingga menimbulkan siuasi situasi konflik. Kedaaan seperti inilah yang menyebabkan timbulnya sosiologi hukum pertama kalinya di Skandinavia, Amerika Serikat dan Jerman. Dengan mempelajari siologi hukum dapat mempersiapkan mahasiswa agar dapat menggunakan teori teori yang terdapat di dalam sosiologi hukum dalam penyusunan Tesisnya. Materi mata kuliah Sosologi Hukum ini dapat dibagi dalam tujuh  bagian yaitu : 1). Pendahuluan, yang terdiri dari pengertian umum soiologi hukum, sejarah sosiologi hukum, objek kajian sosiologi hukum, perbedaan sosiologi hukum dengan hukum sosiologis, manfaat mempelajari sosiologi hukum, dan metode dalam mempelajari sosiologi hukum, 2). Teori Klasik Ilmu Sosial terhadap hukum, 3). Teori Kontemporer Ilmu Sosial terhadap hukum, 4). Perkembangan Sosiologi Hukum di Indonsia, 5). Negara Modern dan sosiologi hukum, 6). Aliran Aliran Sosiologi hukum, 7). Teori Sosiologi hukum 8). Efektifitas dan Penegakan hukum.

 

A.    Kompetensi Dasar

1.     Mahasiswa mampu memahami Pengertian, objek, manfaat, serta metode mempelajari Sosiologi  Hukum;

2.     Mahasiswa mampu memahami konsep konsep Sosiologi Hukum Klasik dan Modern;

3.     Mahasiswa mampu memahami konsep Pendekatan Sosiologi ;

4.     Mahasiswa mampu memahami Teori Klasik Ilmu Sosial terhadap hukum ;

5.     Mahasiswa mampu memahami Teori Kontemporer Ilmu Sosial terhadap hukum;

6.     Mahasiswa mampu memahami Perkembangan Sosiologi Hukukm di Indonsia;

7.     Mahasiswa mampu memahami hubungan antara Negara Modern dan sosiologi hukum;

8.     Mahasiswa mampu memahami Aliran Aliran Sosiologi hukum ;

9.     Mahasiswa mampu memahami  Teori Sosiologi hukum;

10.  Mahasiswa mampu dan memahami  Efektifitas hukum  dan Penegakan hukum.

 

B.    Organisasi Materi

 

1.       Pendahuluan

 

a.    Pengertian Sosiologi Hukum

b.   Sejarah Sosiologi Hukum  

c.    Objek kajian sosiologi hukum

d.   Perbedaan sosiologi hukum dengan hukum sosiologis

e.    Manfaat mempelajari sosiologi hukum

f.    Metode dalam mempelajari sosiologi hukum

 

II.    Teori Klasik Ilmu Sosial Terhadap Hukum

 

a.      Teori Klasik Dalam Sosiologi Hukum

b.     Pandangan Max Weber

c.      Pandangan Emile Durkheim

d.     Pengolahan dan Analisis Data

e.      Pandangan Karl Marx

f.      Pandangan Maine dan Bachoffens

g.     Pandangan Malinowski dan Thurnwald

h.     Pandangan Max Gluckmann, Bohannan, Gulliver

i.       Dalam Ilmu Hukum Adat

j.       Dalam Pandangan C. Snouck Hurgronje dan C. van Vollenhoven

k.     Dalam Pandangan Ter Haar

III. Teori Kontemporer Ilmu Sosial Terhadap Hukum

 

a.      Dalam Sosiologi Hukum

b.     Dalam Antropologi Hukum

c.      Perbedaan Sosiologi Hukum dan Antropologi Hukum

IV.  Perkembangan Sosiologi Hukum di Indonsia

a.        Perubahan Masyarakat

b.       Hukum Alam dan Sosiologi Hukum

c.        Aliran Sejarah dan Sosiologi Hukum

d.       Sosiologi Hukum Klasik dan Modern 

 

V.  Negara Modern dan Sosiologi Hukum

 

a.      Negara Modern

b.     Faktor Faktor kekuatan Sosial

c.      Karakteristik Hukum Modern

d.     Hukum dan Habitatnya

e.      Hukum Modern di Luar Eropa

f.      Sosiologi dari Hukum Modern

 

VI.  Aliran Aliran Sosiologi Hukum

 

a.      Aliran Positif

b.     Aliran Normatif

 

VII. Teori Sosiologi Hukum

 

a.       Teori Klasik

b.       Teori Makro : Durkheim dan Max Weber

c.       Teori Empirik

 

VIII. Efektifitas dan Penegakan Hukum

 

C.    Strategi Perkuliahan

Metode pembelajaran yang digunakan adalah metode PBL (Problem Base Learning) yang berpusat pada mahasiswa (Student Centre) dan tidak berpusat lagi pada pengajar (Teacher Centre). Mahasiswa aktif sedangkan pengajar pasif/reaktif. Strategi Pembelajaran tersusun dalam dua kegiatan yaitu perkuliahan dan tutorial dengan porsi waktu yang sama (seimbang) yaitu 75 % kuliah dan 25% tutorial. Mahasiwa harus mengikuti kedua kegiatan ini minimal 75 % dari kegiatan riil yang dilakukan.

1.     Perkuliahan dalam satu semester dilakukan sebanyak 12 kali, dilakukan secara ringkas hanya mengenai inti dari setiap pokok bahasan yang terkait. Kegiatan perkuliahan ini dilakukan dengan metode ceramah dan tanya jawab/diskusi (meode dua arah), dengan berpatokan pada pedoman yang tersusun dalam satu Block Book . Perkuliahan dilakukan dengan alat bantu (media) berupa papan tulis, dan infocus. Sebelum kuliah dimulai mahasiswa harus sudah mempelajari bahan dalam pokok bahasan yang bersangkutan dari literatur yang ditunjuk.

2.     Tutorial merupakan kegiatan diskusi yang dilakukan oleh mahasiswa dengan bimbingan tutor, bertumpu pada tugas ­tugas (task) yang telah ditetapkan sebelumnya, baik berupa discussion task, study task, problem task atau campuran. Tutorial ini dilaksanakan sebanyak 3 kali dalam satu semester, sesuai dengan pokok bahasan dalam perkuliahan yang diberikan. Mahasiswa harus sudah mempersiapkan bahan diskusi dalam tutorial tersebut dalam satu paper singkat sebagai jawaban atas task (discussion task atau study task ) yang diberikan, dan mengupayakan penyajiannya dengan menggunakan power point slide. Kegiaatan tutorial ini akan diberikan nilai sebagai bagian dari kelompok tugas ­tugas yang harus diselesaikan mahasiswa sesuai Buku Pedoman Penulisan penelitian dan Tesis Program magister Ilmu Hukum. Dosen pengajar sekaligus juga bertindak selaku tutor di setiap kelas (parallel) yang diasuhnya.

 

D.    Materi/Bacaan Perkuliahan

 

Anderson, B.R.O.G. 1991. Imagined Community: Reflection on the Origin and Spread of Nationalism. London: Verso.

Ahimsa-Putra, Heddy. 2001. “Pluralitas Budaya dan Kekerasan Massal: Adakah Hubungannya?” (paper tidak diterbitkan) dalam Seminar Nasional Konstruksi Kajian Humaniora Dalam Memperkokoh Integrasi Nasional. Yogyakarta: FS. UGM.

Ali, Ahmad. 1998. Menjelajahi Kajian Empiris Terhadap Hukum. Jakarta: PT. Yarsif Watampoe.

Babcock, Tim G. 1976. Java Tondano in South Sulawesi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Bahar, Saafrudin. 1996. ‘Masalah Etnisitas dan Ketahanan: Risiko atau Potensi’ dalam Ichlasul Amal dan Armaidy Arnawi (eds.) dalam Sumbangan Ilmu Sosial Terhadap Konsepsi Ketahanan Nasional. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

 

Berger, Piere L.dan Thomas Luckman. 1984 The Social Construction of Reality: A Triatise in the Sociology of Knowledge. London: Penguin

Berremen, C.D. 1975.”Social Categories and Social Interaction In Urban India” dalam Ethnic Identity: Cultural Continueties and Change. George de Vos dan Iola Romanucci-Ross (eds.). Chicago:The University of Chicago Press.

Black, Donald. 1976. The Behaviour of Law. New York: Academic Press.

Blumer, Herbert. 1978. Symbolic Interaction: Perspective and Method. N.J.: Prentie-Hall, Inc.

Bredemeier, Harry C. and R.M. Stephenson. 1978. The Analysis of Social Systems. New York: Holt, Reinhart and Winston.

Budiardjo, Miriam (penyunting), 1984. Kapitalisme, Sosialisme, Demokrasi. Jakarta: Gramedia.

Castler, Lance. 1996. ‘Etnisitas dan Keutuhan Wilayah: Pandangan Global’ dalam Ichlasul Amal dan Armaidy Arnawi (eds.). Sumbangan Ilmu Sosial Terhadap Konsepsi Ketahanan Nasional. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Chadwick, R.J. 1991. “matrilineal Inheritance and Migration in A Minangkabau Community” dalam Indonesia. No. 51: 41-87.

Coser, Lewis. 1956. The Functions of Social Conflict. Illinois: The Free of Glencoe.

Cotterell, Roger. 1992. The Sociology of Law, An Introduction. London: Butterworths

Durkheim, Emile.1966. The Rules of Sociological Method. New York: The Free Press.

Ehrlich, E. 1936. Fundamental Principles of the Sociology o Law (translated by W.L. Moll). New York: Harvard University Press.

Evan, Willian M (ed.), 1980. The sociology of Law: A Social-Structural Perspective. London: The Free Press.

Friedman, Lawrence M. 1975. The Legal System: A Social Science Perspective. New York: Russell Sage Foundation

Friedman, Wolfgang. 1953. Legal Theory. London: Stevens & Sons

Geertz, Hildred. 1961. The Javanese Family: A Study of Kinship and Socialization. Glencoe: The Free Press.

Griffiths, J., 1986. “What is Legal Pluralism” in Journal of Legal Pluralism and Unofficial Law. No. 24/1986. Hlm. 1-55

Hadikusuma, Hilman. 1982. Hukum Kekerabatan Adat. Jakarta: Fajar Agung

Hussin, Ali S. 1984. Ethnicity, Class and Malaysia Development. Kualalumpur: Persatuan Sains Sosial Malaysia.

Kato, Tsuyoshi. 1977. Social Change in A Centrifugal Society The Minangkabau of West Sumatera. New York: Cornell University.

-----------. 1982 Matriliny and Migration, Evolving Minangkabau Traditions in Indonesia. Ithaca: Cornell University.

Kodiran. 1990. “Kebudayaan Jawa” dalam Manusia dan Kebudayaan di Indonesia, Koentjaraningrat (ed.). Jakarta: Djambatan,

Koentjaraningrat. 1989. “Antropologi Hukum” dalam Antropologi Hukum (paper tidak terbit). 9-12 Januari. Jakarta: FH UI.

----------1993. Masalah Kesukubangsaan dan Integrasi Nasional. Jakarta: UI-Press.

----------1999. Beberapa Pokok-Pokok Antropologi Sosial. Jakarta: Dian Rakyat.

Koesnoe, Moh. 1997. Hukum Adat: Dalam alam Kemerdekaan Nasional dan Persoalannya Menghadapi Era Globalisasi. Surabaya: Ubhara Press.

Latief, M. Syahbudin. 1988. “Minang-Java: Model Polarisasi Budaya?” dalam Antropologi. UGM. Thn. 111. No. 13: 22-28.

Luhman, Niklas. 1985. A Sociological Theory of Law, Elizabeth King and Martin Albrow (transl.), Martin Albrow (ed.). London: Routlegse & Kegan Paul.

Maran, Rafael Raga.  2001. Pengantar Sosiologi Politik. Jakarta: Rineka Cipta.

Milovanovic, Dragan. 1994. A Primer in the Sociology of Law. New York: Harrow and Heston.

Mestika Zed. 1992. “Perubahan  Sosial Minangkabau: Beberapa Catatan Pengantar “ dalam Perubahan Sosial di Minangkabau. Mestika Zed dkk (ed). Padang: Pusat Studi Pembangunan dan Perubahan Sosial Budaya Universitas Andalas.

Milosovic, Dragen. 1994. A Primer in The Sociology of Law. New York: Harrow and Newton.

Moorse, Stradford W and Gordon R Woodman. 1987. Indigeneous Law and State.             Dordrecht Holland: Foris Publications

Muchsan. 1999. “Kajian Yuridis Undang-Undang No. 22 Tahun 1999” dalam UNISIA. Yogyakarta: UII Press.

Nader, Laura and Harry F. Todd, Jr. 1978. The Disputing Process-Law in Ten Societies. New York: Colombia Press.

Nordholt, Henk Schulte dan Gusti Anan (ed.). 2003. Indonesia in Transition, Work in Progress. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Podgorecki, Adam dan Whelan, Christopher. 1987. Sociological Approaches to Law. London: Stevens & Sons.

Pound, Roscoe. 1912. “Scope and Purpose of Sociological Jurisprudence” dalam Harvard Law Reviev. Vol. 25.

---------, 1971. “Introduction” dalam Fundamental Principles of The Sociology of Law

Rahardjo, Satjipto1979. Hukum dan Perubahan Masyarakat, Suatu Tinjauan Teoretis dan Pengalaman-Pengalaman di Indonesia. Bandung: Alumni

-----------,1988. Ilmu Hukum. Bandung: Alumni

-----------, 2002. Sosiologi Hukum: Perkembangan Metode dan Pilihan Masalah. Surakarta: UMS Press

 

Sairin, Sjafri. 1992 “Beberapa Catatan Tentang Perubahan Kebudayaan Minangkabau” dalam Perubahan sosial di Minangkabau. Padang: Pusat Studi Pembangunan dan Perubahan Sosial Budaya Universitas Andalas.

Saptomo, Ade. 1995. Berjenjang Naik Bertangga Turun: Proses Penyelesaian Sengketa Tanah Adat Dalam Masyarakat Minangkabau. Tesis 2 .Jakarta: PPs UI

---------- 2009. Pokok Pokok Metodologi Empiris Murni. Jakarta: Usakti

---------- 2010. Hukum Dan Kearifan Lokal. Jakarta: Grassindo Press.

Sinceimer, Hogo. 1935. Taak der Rechtssociologie. Harlem: Willink & Zoon.

Soekanto, Soerjono. 2002. Pokok Pokok Sosiologi Hukum. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Suparlan, Parsudi. 1976. Javanese in Suriname: Ethnicity in An Ethnically Plural Society (Thesis Ph.D). Urban-Champaign: University of Illionis.

--------- 1999. “Konflik Sosial dan Alternatif Pemecahannya” dalam Antropologi. Thn. XXIII. No. 59: 8-9

Slaats, H.M.C. 1987. “Antropologi Hukum Di Lingkungan Perkotaan” dalam Antropologi Hukum dan Masyarakat Perkotaan (paper tidak terbit). 12 Desember. Medan: FH USU

Syaukani, H., Gaffar,  Afan., Rasyid, Ryaas. 2003. Otonomi Daerah Dalam Negara Kesatuan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Turner, Victor. 1977. The Ritual Process, Structure and Anti Structure. Ithaca: Cornell University Press. 

Van Wouden, FAE. 1985. Klen, Mitos dan Kekuasaan. Jakarta: Grafity Pers.

Von Benda-Beckmann,  Keebet. 1984. The Broken Stairways to Concensus, Village Justice  and State Coutrs in Minangkabau. Dordrecht: Foris Publications

von Benda-Beckmann, Franz. 1989. “From The Law of Primitive Man to The Socio-Legal Study of Complex Societies” dalam Antropologi Hukum (paper tidak terbit). 9-12 Januari. Jakarta: FH UI

Weber, Max. 1949. The Methodology of the Social Sciences. Glenoe: The Free Press.

-----------, 1954. On Law in Economy and Society. New York: Clarion Book.

Wignjosoebroto, Soetandya. 1974. Penelitian Hukum: Sebuah Tipologi, Masyarakat Indonesia, Jilid 1, No. 2. Desember. hlm. 89-98

----------.1996. Tanah Negara: Tanah Adat Yang Dinasionalisasi (paper tidak terbit). Jakarta: Elsam.

----------. 2002. Hukum: Paradigma, Metode dan Dinamika Masalahnya. Jakarta: Elsam dan Huma.

E.    Tugas

Selain tugas­ tugas yang harus diselesaikan mahasiswa lewat kegiatan tutorial, prestasi mahasiswa diukur pula dari ujian ­ujian dalam bentuk ujian tengah semes­ter dan ujian akhir semester. Ujian dilaksanakan secara terjadwal oleh fakultas yang pelaksanaannya dilakukan dalam bentuk ujian tertulis dengan model essai baik sifatnya tertutup maupun terbuka (open book).

H.      Kriteria Penilaian

Penilaian prestasi mahasiswa didasarkan atas nilai ujian dan tugas­tugas dengan memberikan bobot yang seimbang antara nilai tugas­-tugas sebagai bagian dari evaluasi proses pembelajaran, dan nilai ujian-­ujian sebagai bagian dari test sumatif dengan menggunakan rumus sebagai berikut :

                                         Nilai Tugas + ½ (Nilai UTS + Nilai UAS)

Nilai Akhir (NA)  =           __________________________________

                                                                    2

Hasil pembelajaran akan dinilai dengan menggunakan kriteria sesuai dengan peraturan akademik yang berlaku di Universitas Ekasakti, yaitu:

 

Skala Nilai

Huruf Mutu

Angka Mutu

Sebutan Mutu

80 – 100

A

4

Sangat Istimewa

75 – 79

  B+

3.5

Lebih dari baik

70 – 74

B

3

Baik

6069

C

2

Cukup

50 – 59

D

1

Kurang

1 – 49

E

0

Gagal

 

Aspek-aspek yang dinilai dalam penentuan Nilai Akhir, meliputi:

 

Ujian tengah semester                               30%

Ujian akhir semester                                 40%

Ujian harian dan Tugas-tugas                   30%

 

 

I.      Jadwal perkuliahan:

 

Bagian ini memuat jadwal perkuliahan berupa tanggal pertemuan, topik yang akan dibahas, dan bahan bacaan yang relevan dengan setiap pokok bahasan. Di samping itu sebaiknya dicantumkan pula batas akhir untuk penyerahan tugas-tugas yang akan dilakukan.

 

Pertemuan ke:

Topik Bahasan

Bacaan/Bab

 

1

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

I.    Pendahuluan

a.    Pengertian Sosiologi Hukum

b.   Sejarah Sosiologi Hukum  

c.    Objek kajian sosiologi hukum

d.   Perbedaan sosiologi hukum dengan hukum sosiologis

e.    Manfaat mempelajari sosiologi hukum

f.    Metode dalam mempelajari sosiologi hukum

 

 

 

 

Satjipto Rahardjo, Sosiologi Hukum, Perkembangan Metode dan Pilihan Masalah, Genta Publishing , Yogyakarta. 2002. hlm.

 1- 9.

 

Donald Black,  The Behaviour of Law, (terjemahan), Academic Press, New York San Francisco, London,   Bab I hlm. 1 – 8

 

Eugen Ehrlich,  Grundlesung der Sociology des Recht2002. Bab I hlm. 1-24. Bab II hlm.1936. Bab II,  hlm. 44-60.

 

Soerjono Soekanto,  Pokok Pokok  Sosiologi Hukum,   PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta. 2010. Bab I hlm. 45.

 

Waluyadi, Pengantar Ilmu Hukum dalam perspektif Hukum Positif, Jambatan, Jakarta. 2000. Bab I, hlm 1-22

 

Max Weber, On Law in Economy and Society, Clarian Book, New York. 1954, Bab I, hlm 1

 

2

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

II. Teori Klasik Ilmu Sosial  Terhadap Hukum

a.    Teori Klasik Dalam Sosiologi Hukum

b.   Pandangan Max Weber

c.    Pandangan Emile Durkheim

d.   Pengolahan dan Analisis Data

e.    Pandangan Karl Marx

f.    Pandangan Maine dan Bachoffens

g.   Pandangan Malinowski dan Thurnwald

h.   Pandangan Max Gluckmann, Bohannan, Gulliver

i.     Dalam Ilmu Hukum Adat

j.     Dalam Pandangan C. Snouck Hurgronje dan C. van Vollenhoven

k.   Dalam Pandangan Ter Haar

 

 

Max Weber, On Law in Economy and Society Clarian Book, New York. 1954, Bab II,

 

Ahmad, Menjelajah Kajian Empiris Terhadap Hukum,   PT. Yarsif,  Jakarta. 1993 hlm. 299

 

 

Philip Selznick, The Sociology of Law, dalam Sociology Today (robert K. Merton, et al, ees) Jilid 1, Newyork1959, Hlm. 115 -127

 

Peter M   H.J. Van Heikema Hommes, De Wijsgerige  Grondslagen Van De Rechtsociologie, Deventer, Kluwer. 1986. Hlm. 3 - 8.

 

 

3.

Tutorial I

 

4-5

1.    Teori Kontemporer Ilmu Sosial Terhadap Hukum

a.     Dalam Sosiologi Hukum

b.     Dalam Antropologi Hukum

c.      Perbedaan Sosiologi Hukum dan Antropologi Hukum

2.  Perkembangan Sosiologi Hukum di Indonesia

a.    Perubahan Masyarakat

b.   Hukum Alam dan Sosiologi Hukum

c.    Aliran Sejarah dan Sosiologi Hukum

d.   Sosiologi Hukum Klasik dan Modern  

 

Alan Hunt, The Sociologycal Movement in Law, Hlm. 13.

 

Ihromi, Pokok Pokok Antropologi Hukum, Yayasan Obor Indonesia, Jakarta. 1984 hlm. 25-26

 

Nader, The Ethnography of Law Publication, Americal Antropologist Special, Vol. 67, No 6, part 2, p.10

 

Niklas Luhmann, 

A Sociology theory of Law, Routtlegse and Kegen Paul, London,. 1985. Hlm 10

 

Wolfgang Friedmann, Legal  Theorie, Steven and Sons, London. 1953. Hlm. 2-4.

 

Philip Selznick, The Sociology of Law, dalam Sociology Today (robert K. Merton, et al, ees) Jilid 1, Newyork1959, Hlm. 115 -127

 

8

Ujian Tengah Semester

 

 

 

9-10

Negara Modern dan Sosiologi Hukum

 

a.  Negara Modern

b. Faktor Faktor kekuatan Sosial

c.  Karakteristik Hukum Modern

d. Hukum dan Habitatnya

e.  Hukum Modern di Luar Eropa

f.  Sosiologi dari Hukum Modern

 

 Roberto Mangabeira Unger, Law in Modeern Society, The Free Press, New York. 1976. Hlm. 52-53.

 

H.L.A. Hart, The Concept of Law, The Oxfort University Press, London,. 1972. Hlm 91

 

Sally Falk Moore, Law and Social Changer : The Semi Authonomous Social Field as an AppropriateSubject of Study, reprinted in Sally F. Moore, Law as process, An Anthropological Approach, Routladge and Kegan, London. 1978.

 

C.J.M Schuyt, Rechtsociologis, een terreinver dam Universitaire Pers,. 1971. Hlm. 87

 

Hernando deSoto, Masih Ada Jalan lain – revolusi tersembunyi di Negara Dunia Ketiga, (terjemahan Masri Maris), yayasan Obor Indonesia,  Jakarta, 1971. Hlm. 195-197

 

 

11-12

1.   Aliran Aliran Sosiologi Hukum

 

a.   Aliran Positif

b.   Aliran Normatif

 

2.   Teori Sosiologi Hukum

a.      Teori Klasik

b.     Teori Makro : Durkheim dan Max Weber

c.      Teori Empirik

 

Donald Black,  The Behaviour of Law, (terjemahan), Academic Press, New York San Francisco, London,   Bab I hlm. 3 – 9

 

Philip Selznick, The Sociology of Law, dalam Sociology Today (Robert K. Merton, et al, ees) Jilid 1, Newyork1959, Hlm. 115 -127

 

Max Weber, On Law in Economy and Society, Clarian Book, New York. 1954, Bab I, hlm 1

 

Roscoe Pound, “Introduction” dalam Eugen Ehrlich, Fundamental Principles of The Sociology of Law, Russell and Russell, Nerew York, 1962.

 

Roberto Mangabeira Unger, Law in Modeern Society, The Free Press, New York. 1976. Hlm. 52-53

 

Alan Hunt, The Sociologycal Movement in Law, Hlm. 93 – 133

 

Max Weber, On Law in Economy and Society, Clarian Book, New York. 1954, Bab I, hlm 4, 307, 308

 

13

Tutorial 2

 

 

14

Efektifitas dan Penegakan Hukum

 

Marc Galanter, Why The “Haves” Came Out Ahead : Speculation on The Limits of Legal Change, Law and Society, 1974. Hlm 95 – 151.

 

Stewart Macaulay, “Non Contractual Relation in Bussiness : Apreliminary Study, dalam American Sociological Review, XXVIII, No. 1, 1963, Hlm 55 – 57.

 

Donald Black,  The Behaviour of Law, (terjemahan), Academic Press, New York San Francisco, London,   Bab I hlm. 6 – 8

 

15

Tutorial 3

 

16

Ujian Akhir Semester

 

 

 

 

                                                                                       Padang, 7 Nopember 2018

                                                                                       Dosen Pengampu

 

 

 

                                                                                       Neneng Oktarina, S.H.M.H

                                                                                       NIP. 196910071998022001